HyperOS Control Center Mirip iPhone? Ini Faktanya
HyperOS Control Center Mirip iPhone? Ini Faktanya
Sejak Xiaomi merilis HyperOS, banyak pengguna langsung menyadari satu hal menarik: tampilan Control Center-nya terlihat mirip iPhone. Mulai dari desain toggle, efek blur, layout quick settings, sampai animasi transisinya, semuanya terasa lebih modern dibanding MIUI lama.
Tidak sedikit pengguna Xiaomi, Redmi, dan POCO yang justru menyukai perubahan ini karena memberikan kesan premium seperti iOS. Bahkan banyak tema MTZ dan customization HyperOS sekarang dibuat khusus agar tampilannya semakin mirip iPhone.
Tapi sebenarnya, apakah HyperOS benar-benar meniru iOS? Atau hanya mengikuti tren desain modern saat ini? Berikut pembahasan lengkapnya.
Apa Itu HyperOS Control Center?
HyperOS Control Center adalah panel pengaturan cepat terbaru di sistem operasi HyperOS milik Xiaomi. Fitur ini menggantikan tampilan Control Center MIUI lama yang sebelumnya terasa lebih sederhana.
Di HyperOS terbaru, Xiaomi menghadirkan:
- Desain glass UI
- Efek blur transparan
- Animasi lebih smooth
- Layout quick toggle modern
- Panel brightness dan volume baru
- Ikon minimalis ala iOS
Karena perubahan inilah banyak pengguna menyebut HyperOS Control Center mirip iPhone.
Kenapa HyperOS Control Center Mirip iPhone?
Jika diperhatikan, memang ada beberapa elemen yang sangat mirip dengan iOS Control Center milik Apple.
1. Desain Glass UI
HyperOS menggunakan efek blur transparan yang sangat identik dengan iPhone. Tampilan ini membuat panel notifikasi terlihat lebih clean dan premium.
Efek blur juga membuat smartphone Xiaomi terasa lebih modern dibanding MIUI generasi lama.
2. Layout Quick Settings
Susunan toggle seperti:
- WiFi
- Bluetooth
- Mobile Data
- Flashlight
dibuat dalam bentuk kotak besar ala iPhone.
Hal ini berbeda dengan MIUI lama yang menggunakan ikon kecil klasik Android.
3. Animasi Smooth
Animasi buka-tutup panel di HyperOS terasa lebih fluid dan lembut. Banyak pengguna mengatakan transisinya sekarang terasa “lebih flagship”.
4. Control Center dan Notification Dipisah
Seperti iPhone, HyperOS juga memisahkan area notifikasi dan quick settings:
- Swipe kiri → notifikasi
- Swipe kanan → Control Center
Fitur ini menjadi salah satu alasan utama kenapa banyak orang merasa HyperOS Control Center mirip iPhone.
Kelebihan HyperOS Control Center
Walaupun dianggap mirip iOS, sebenarnya banyak pengguna Xiaomi justru menyukai perubahan ini.
Tampilan Lebih Premium
Desain modern membuat HP Xiaomi, Redmi, dan POCO terlihat lebih mahal.
Bahkan device mid-range terasa seperti flagship setelah update HyperOS.
Navigasi Lebih Nyaman
Ukuran toggle yang besar mempermudah akses cepat.
Beberapa fitur yang lebih mudah dijangkau:
- Hotspot
- NFC
- Rotation lock
- Screen recorder
- Dark mode
Animasi Lebih Halus
HyperOS membawa optimasi sistem baru yang membuat animasi Control Center lebih stabil dan minim lag.
Mendukung Tema dan Customization
Banyak tema MTZ HyperOS sekarang mendukung modifikasi:
- Control Center iOS style
- Glass effect
- Icon pack modern
- Status bar ala iPhone
Ini membuat Android customization di Xiaomi semakin populer.
Kekurangan HyperOS Control Center
Walaupun tampilannya keren, tidak semua pengguna menyukai desain baru ini.
Membutuhkan Adaptasi
Pengguna MIUI lama mungkin perlu waktu untuk terbiasa dengan sistem swipe baru.
Lebih Berat di HP Lama
Efek blur dan animasi modern bisa membuat beberapa device entry-level terasa sedikit lebih berat.
Biasanya terjadi pada:
- Redmi seri lama
- Device RAM kecil
- HP dengan chipset entry-level
Tema Lama Kadang Tidak Kompatibel
Beberapa tema MTZ lama mengalami bug setelah update HyperOS terbaru.
Contohnya:
- Icon tidak berubah
- Control Center error
- Status bar berantakan
HyperOS vs iPhone Control Center
Berikut perbandingan singkatnya.
| Fitur | HyperOS | iPhone |
|---|---|---|
| Glass UI | Ya | Ya |
| Blur Effect | Ya | Ya |
| Custom Theme | Ya | Tidak |
| Icon Customization | Ya | Terbatas |
| Split Notification | Ya | Ya |
| Fleksibilitas Android | Ya | Tidak |
Walaupun mirip secara tampilan, HyperOS tetap memiliki fleksibilitas Android yang jauh lebih bebas dibanding iPhone.
Cara Mengaktifkan HyperOS Control Center
Jika HP Xiaomi kamu belum menggunakan tampilan baru, berikut langkah mengaktifkannya.
Cara Aktifkan
- Buka Settings
- Masuk ke Notifications & Control Center
- Pilih Control Center Style
- Aktifkan New Version
Setelah itu tampilan baru akan langsung aktif.
Cara Download dan Install
Sebagian pengguna belum mendapatkan HyperOS secara otomatis. Jika ingin mencoba HyperOS Control Center terbaru, berikut caranya.
Update Resmi HyperOS
- Masuk ke Settings
- Pilih About Phone
- Tekan HyperOS Update
- Pilih Check for Updates
Jika tersedia, download update resmi.
Install ROM Manual
Untuk pengguna advanced:
- Download ROM HyperOS sesuai device
- Masuk ke updater
- Pilih Select Update Package
- Arahkan ke file ROM
- Tunggu proses instalasi selesai
Pastikan menggunakan ROM resmi Xiaomi agar aman.
Device yang Support
Berikut beberapa device Xiaomi, Redmi, dan POCO yang mendukung HyperOS Control Center terbaru.
Xiaomi Series
- Xiaomi 14 Series
- Xiaomi 13 Series
- Xiaomi 12 Series
Redmi Series
- Redmi Note 13 Series
- Redmi Note 12 Series
- Redmi K70 Series
POCO Series
- POCO F6 Series
- POCO X6 Series
- POCO M6 Pro
Sebagian device lama juga bisa menggunakan tampilan serupa lewat tema MTZ HyperOS.
Tips Menggunakan HyperOS Control Center
Agar pengalaman lebih nyaman, coba beberapa tips berikut.
Gunakan Tema HyperOS yang Compatible
Pilih tema MTZ yang memang dibuat khusus untuk HyperOS terbaru.
Hindari Tema Berat
Tema dengan blur berlebihan bisa membuat performa turun di HP mid-range.
Rutin Update System Apps
Beberapa bug Control Center biasanya diperbaiki lewat update sistem Xiaomi.
Apakah HyperOS Meniru iPhone?
Secara desain, memang ada inspirasi dari iOS. Tetapi sebenarnya tren UI modern sekarang memang banyak menggunakan:
- Glass UI
- Blur effect
- Minimalist icons
- Smooth animation
HyperOS tetap memiliki identitas sendiri karena masih membawa fleksibilitas Android customization yang tidak dimiliki iPhone.
Banyak pengguna justru menganggap perubahan ini sebagai upgrade besar dibanding MIUI lama.
Kesimpulan
HyperOS Control Center mirip iPhone memang bukan sekadar opini. Xiaomi memang menghadirkan desain baru yang lebih modern dengan efek blur, glass UI, dan animasi ala iOS.
Namun HyperOS tetap menawarkan kelebihan Android seperti tema MTZ, customization bebas, dan fleksibilitas sistem yang lebih luas dibanding iPhone.
Bagi pengguna Xiaomi, Redmi, dan POCO, tampilan baru ini membuat pengalaman penggunaan terasa lebih premium tanpa harus pindah ke ekosistem Apple.
FAQ
Apakah HyperOS Control Center benar-benar mirip iPhone?
Ya, terutama dari sisi desain, blur effect, dan layout quick settings.
Apakah semua HP Xiaomi mendapat HyperOS Control Center baru?
Tidak semua. Hanya device yang mendukung HyperOS terbaru.
Apakah HyperOS lebih bagus dari MIUI?
Banyak pengguna merasa HyperOS lebih ringan, modern, dan smooth dibanding MIUI lama.
Bisakah tampilan HyperOS dibuat lebih mirip iPhone?
Bisa. Menggunakan tema MTZ HyperOS tertentu, tampilannya bisa sangat mirip iOS.
Apakah HyperOS membuat HP jadi lemot?
Tidak selalu. Namun pada HP lama atau RAM kecil, efek blur bisa sedikit mempengaruhi performa.
Apakah tema MTZ lama masih support HyperOS?
Sebagian tidak kompatibel dan perlu update dari developer tema.

Posting Komentar untuk "HyperOS Control Center Mirip iPhone? Ini Faktanya"